Tips Mengelola Uang Gaji di Bawah 2 Juta

Tips Mengelola Uang Gaji di Bawah 2 Juta

Mengelola keuangan sangatlah penting untuk dilakukan, apalagi bagi Anda yang sudah berkeluarga. Karena berapapun uang gaji yang diterima, jika tidak dikelola dengan baik, tentunya akan mempengaruhi masa depan Anda, dan pastinya keluarga juga akan merasakan imbasnya. Meski gaji pas-pasan, atau katakanlah di bawah 2 juta, tetapi jika benar dalam mengelola, dan bijak dalam mengatur pos pengeluaran, ada kemungkinan Anda masih bisa menyisihkan uang untuk ditabung setiap bulannya. Berikut ini adalah tipsnya.

Tips Mengelola Uang Gaji di Bawah 2 Juta

Tetapkan Terget Pribadi

Target pribadi menjadi sangat penting untuk dibuat. Hal ini seperti janji kepada diri sendiri untuk dapat mencapai targetnya. Anda bisa menetapkan nominal uang yang akan disimpan dan digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari setiap bulannya. Besarannya dapat ditentukan berdasarkan pemasukan yang diterima setiap bulannya. Sebagai saran, sebaiknya jangan sampai menggunakan 30- 50% dari uang gaji yang diterima.

Membuat 2 Rekening Tabungan

Jika Anda kesulitan dalam mengelola keuangan dengan nominal yang kecil, maka cara ini akan sangat efektif. Buatlah 2 rekening atau lebih dari bank yang berbeda. Pilihlah rekening yang tidak memiliki potongan sebagai tempat penyimpanan gaji, dan jangan dibuatkan ATM. Hal ini untuk menahan Anda dari godaan untuk mengambil uang setiap saat. Sedangkan rekening lainnya bisa Anda gunakan sebagai rekening bulanan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, ini akan membuat Anda dapat mengatur keuangan agar lebih hemat dan tetap dapat menabung.

Tempatkan dana Darurat dari Awal

Kebutuhan manusia bukan hanya berpacu pada kegiatan sehari-hari, namun juga pada sesuatu yang tidak terduga. Inilah pentingnya untuk menyiapkan dana darurat jauh-jauh hari. Dengan menyisihkannya lebih awal, diharapkan akan memudahkan jika suatu saat terjadi kejadian yang tidak diinginkan, seperti sakit, kebakaran, dan lainnya.

Mengatur Anggaran dengan Ketat

Pengeluaran yang membengkak biasanya disebabkan karena keinginan yang tidak terkontrol. Untuk itu, sebaiknya atur anggaran Anda secara ketat dan lakukan sebelum tanggal gajian, sehingga Anda memiliki waktu cukup untuk  melakukan perhitungan, pertimbangan, dan penyusunan anggaran tersebut. Pastikan untuk memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan dengan kebutuhan sekunder atau bahkan tersier.

Investasi Kecil-kecilan

Investasi adalah bentuk tabungan yang bisa dinikmati di masa yang akan datang. Saat ini juga banyak sekali jenis investasi dengan bermodal kecil yang dapat dilakukan. Salah satunya yaitu dengan investasi emas. Hal ini cukup menguntungkan karena harga emas cukup stabil. Anda bisa memulainya dari investasi nominal kecil sesuai dengan anggaran yang Anda miliki.

Jangan Gunakan Kartu Kredit

Selain mengurangi penggunaan ATM, penggunaan kartu kredit juga perlu Anda pertimbangkan. Jika dirasa lebih banyak kerugian dibandingkan dengan keuntungannya, maka lebih baik untuk tidak menggunakan kartu kredit daripada harus bertumpuk utang di kemudian harinya. Selain itu, penting untuk tetap menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Tips Mengelola Uang Gaji Agar Tidak Habis Sia-sia

Tips Mengelola Uang Gaji Agar Tidak Habis Sia-sia

Bagi Anda pekerja, tentu tidak asing lagi menunggu gajian setiap bulannya. Umumnya, waktu gajian di Indonesia dilakukan tiap tanggal 25 bagi karyawan swasta dan tanggal 1 bagi para PNS. Sebelum tanggal gajian tiba, tidak jarang kita menyiapkan beberapa daftar/list barang kebutuhan yang harus dipenuhi, dan berencana untuk membeli barang yang diinginkan. Hal ini sudah lumrah bahwa gaji selalu dianggap untuk dibelanjakan. Mungkin kini perlu direnungkan untuk tabungan hari tua, agar saat sudah tidak bekerja, kehidupan Anda tetap stabil secara ekonomi, Berikut ini adalah tips mengelola uang gaji agar tidak habis sia-sia.

Tips Mengelola Uang Gaji Agar Tidak Habis Sia-sia

Membuat Jadwal Khusus Belanja

Bukan hanya kepentingan di tempat kerja atau acara berkumpul dengan teman kerja saja, Anda juga harus memiliki jadwal khusus untuk keperluan Anda sendiri. Baik untuk berbelanja kebutuhan pokok hingga kebutuhan sekunder lainnya. Hal ini sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari dengan membuat daftar belanjaan yang dibutuhkan serta berapa kisaran harganya. Cobalah untuk lebih ketat dalam menyusun kebutuhan ini agar menjadi pribadi yang lebih menghargai uang gaji dan lebih hemat pastinya.

Pilih Supermarket Besar dan Lengkap

Setelah menyiapkan daftar belanjaan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari, kini tiba waktunya Anda untuk berbelanja. Tentu Anda harus pergi ke supermarket dan membutuhkan uang transportasi. Belum lagi menyita waktu jika kita harus berpindah-pindah demi mendapatkan barang keperluan. Maka dari itu, lebih baik pilih supermarket besar yang lengkap. Biasanya supermarket ini juga memberikan promo seperti potongan harga untuk menghabiskan stok mereka. Sangat menguntungkan bukan?

Gunakan Ranjang Belanja Kecil

Secara tidak sadar, ternyata ukuran keranjang belanja yang kita gunakan sangat mempengaruhi besar kecilnya belanjaan. Saat menggunakan keranjang besar, seolah-olah belanjaan yang dibeli masih sedikit, padahal sebenarnya sudah banyak. Berbeda jika kita menggunakan keranjang kecil, barang-barang belanjaan yang kita beli akan terasa sudah cukup.

Jangan Berbelanja Saat Perut Kosong

Kegiatan berbelanja tentu membutuhkan tenaga ekstra meskipun hanya berjalan ringan di sekeliling supermarket. Jika Anda datang dengan keadaan perut kosong, pasti timbul keinginan untuk membeli produk-produk makanan di supermarket yang notabene di luar daftar belanjaan Anda. Untuk menghindarinya, biasakan untuk makan di rumah sebelum berangkat berbelanja.

Beli Produk dalam Kemasan

Mungkin kita pernah beranggapan bahwa membeli barang keperluan seperti bahan makanan dan peralatan mandi secara eceran terasa lebih ringan. Namun, sebaliknya hal ini justru membuat boros. Produk dalam kemasan eceran ini akan cepat habis dan penyimpanannya pun cukup sulit. Maka disarankan Anda untuk membeli produk yang berada dalam kemasan yang lebih tertutup dan bisa digunakan dalam jangka panjang. Jika dihitung-hitung, biaya yang dikeluarkan pun juga sama saja.

Menggunakan Kartu Kredit

Berbelanja dengan kartu kredit bisa memberikan Anda manfaat secara tidak langsung. Hal ini karena biasanya pihak merchants bekerja sama dengan bank penerbit kartu dan memberikan diskon dari produk-produk tertentu. Nah, siapa tahu barang yang kita beli masuk dalam daftar diskon tersebut.