Tips Olahraga untuk Para Penderita Asma

Memiliki penyakit asma memang bukan hal yang mudah bagi penderitanya. Jika melakukan aktivitas terlalu keras sedikit saja, maka bisa berpotensi untuk membuat asma kambuh dan sesak melanda. Umumnya asma diawali dengan berbagi faktor pemicu seperti kelelahan, debu, bau tidak sedap, dingin dan masih banyak lagi. Namun jangan sampai karena asma, Anda menghindari olahraga karena tetap ada olahraga yang cocok untuk asma Anda. Namun ada baiknya jika mengetahui tips olahraga untuk penderita asma.

Berikut ini beberapa tips ketika melakukan olahraga bagi Anda yang menderita asma:

  • Pertama, jangan lupa untuk melakukan pemanasan setidaknya 15 menit saja sehingga paru-paru Anda tidak kaget dan siap sebelum olahraga.
  • Ketika cuaca sedang dinging, tutuplah mulut seta hidung dan pakailah masker. Dengan cara ini, maka udara dingin akan terhalang untuk masuk hingga ke paru-paru.
  • Hindarkan diri Anda dari berbagai pemicu asma karena asma tidak akan kambuh jika tanpa pemicunya.
  • Setelah selesai berolahraga, pastikan lakukan pendinginan setidaknya 15 menit sehingga suhu tubuh kembali normal.
  • Ikut lah dengan instruksi dokter terkait penggunaan obat asma baik sebelum maupun sesudah olahraga.
  • Jika Anda berolahraga bersama grup atau tim, maka pastikan teman atau pelatih tahu kondisi asma yang Anda idap.
  • Tambah kewaspadaan jika cuaca sedang dalam kondisi berkabut, dingin, berdebu hingga gersang.

 Baca Juga: 4 TIPS OLAHRAGA RUMAHAN BAGI REMAJA YANG INGIN SEHAT

Dengan melakukan beberapa tips olahraga untuk para penderita asma tersebut, maka kekambuhan asma akan bisa diminimalisir. Olahraga tetap penting bagi para penderita asma dan justru bisa jadi langkah menguatkan sistem metabolisme tubuh sehingga asma bisa lebih berkurang. Memang asma cenderung bukan penyakit yang dapat disembuhkan, namun dengan usaha yang tepat maka setidaknya asma akan bisa diminimalisir untuk kambuh sehingga tidak terlalu sering.

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang bisa jadi pilihan untuk para penderita asma:

  • Yoga – olahraga yang satu ini tidak terlalu keras dalam bergerak dan bahkan mampu melatih paru-paru dalam hal pernafasan. Dengan melakukan yoga, maka Anda bisa mengurangi ketergantungan terhadap obat asma Anda.
  • Jalan kaki – dibanding dengan jogging, olahraga jalan kaki lebih disarankan bagi pengidap asma. Biasakan jalan kaki di pagi atau sore hari untuk bisa meningkatkan stamina tubuh.
  • Berenang – olahraga renang sangat direkomendasikan bagi penderita asma karena mampu melatih sistem pada pernafasan dan mampu memperbaiki kerja dari otot.
  • Aerobic – olahraga ini sangat menyenangkan karena seperti menari. Lakukan olahraga aerobic seminggu dua kali dengan pilihan intensitas yang sedang.

Itulah tips olahraga beserta jenis olahraga yang bisa jadi pilihan untuk para penderita asma. Meskipun memiliki penyakit asma, namun olahraga tetap harus dilakukan agar tubuh senantiasa bugar dan paru-paru Anda lebih terlatih.

 

4 Tips Olahraga Rumahan Bagi Remaja yang Ingin Sehat

Bagi remaja ternyata penting sekali memperhatikan tips olahraga yang baik dan benar sebab kegiatan sehat ini efeknya sangat banyak. Kalangan remaja bisa menikmati olahraga yang cocok untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan mengoptimalkan pertumbuhan. Usia remaja memang masih dalam masa pertumbuhan berkat rajin berolahraga maka seseorang bisa memiliki tinggi badan yang semampai. Tentunya semua orang memahami pentingnya tinggi badan ideal, selain itu juga baik untuk kesehatan badan agar tidak mudah sakit sekaligus selalu segar dan tampil lebih menarik.

Jenis Olahraga Rumahan untuk Kalangan Remaja

Kalangan remaja yang ingin aktif berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sepertinya tidak perlu mampir ke pusat kebugaran. Nikmati beberapa olahraga bermanfaat di rumah sendiri, dan berikut beberapa pilihan idealnya

  • Melakukan tarian atau dance,

Menari dengan musik yang iramanya sedikit ngebeat bisa membantu remaja membakar kalori berlebih secara menyenangkan. Putar musik kesayangan dengan irama yang lebih cepat dan lakukan gerakan tarian bebas, maka sudah bisa dikatakan berolahraga. Terlebih jika usai menari tubuh mengeluarkan banyak keringat dijamin metabolisme pun akan terjaga dengan baik

  • Menikmati senam aerobik,

Selain menari, kalangan remaja juga bisa menikmati senam aerobik di rumah bermodalkan DVD ataupun video yang tersedia di YouTube. Aerobik sangat mudah dan dijamin gerakannya akan mudah diikuti kalangan remaja yang memang memiliki tubuh yang masih sehat dan bugar. Gerakan aerobik bisa membakar kalori dalam jumlah banyak, namun pastikan sesuai dengan instruktur dan simak tips olahraga satu ini dengan baik agar tidak cedera. Aerobik pun bisa dilakukan sesering mungkin, misal 3-4 kali dalam seminggu

  • Mencoba video games yang membuat tubuh bergerak,

Beberapa video games menuntut pemainnya untuk bergerak, misalnya Dance Dance Revolution yang membuat pemain wajib menggerakkan kaki agar sesuai dengan arah panah di dalam layar. Tentunya video games ini membutuhkan perangkat tambahan berupa karpet dance yang juga tersedia di toko penjual PlayStation. Selain Dance Dance Revolution ada masih banyak video games lain yang bisa membuat penikmatnya melakukan olahraga. Kalori yang terbakar pun terhitung lumayan banyak terlebih jika gerakan dilakukan dengan penuh semangat

  • Melakukan hula hoop,

hula hoop menjadi pilihan lain yang sangat menarik dilakukan remaja di rumah untuk menikmati olahraga sederhana namun tetap menyenangkan. Bermain hula hoop tidak memerlukan area yang luas karena cukup berdiri di satu titik saja. Gerakannya pun sekedar memutar pinggang sehingga bisa dilakukan sembari menonton acara televisi, ataupun menonton DVD film yang baru saja dibeli. Gerakannya sederhana dan dijamin remaja manapun akan menyukainya, di awal memang terasa sulit namun dengan terus berlatih dan mencari tips olahraga hula hoop dijamin semakin lihai.

Tetap Bugar dan Sehat Selama Hamil dengan Tips Olahraga Berikut Ini!

Tak sedikit dari ibu hamil yang merasa malas berolahraga saat hamil, ada banyak alasan yang mereka kemukakan, mulai dari tidak ada waktu hingga takut keguguran. Padahal ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dengan berolahraga di tengah masa kehamilan Anda. Anda tak perlu takut akan keguguran jika Anda melakukan olahraga dengan benar. Bahkan olahraga selama hamil sangat dianjurkan karena dapat membuat tubuh Anda tetap bugar, sehat dan tetap produktif. Ini dia beberapa tips olahraga selama hamil:

  • Mulailah dengan berjalan kaki.

Salah satu olahraga terbaik dan mudah dilakukan saat hamil adalah dengan jalan kaki. Jalan kaki memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah serta membantu tubuh Anda tetap fit. Sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk berjalan kaki setidaknya selama 30 menit setiap hari. Lakukan olahraga jalan kaki dengan memakai sepatu olahraga yang nyaman, membawa air minum dan hindari jalur yang menanjak. Berhenti sejenaklah di tengah-tengah 30 menit tersebut untuk istirahat dan minum air.

 Baca Juga: TIPS OLAHRAGA MEMILIH WAKTU YANG TEPAT KETIKA SEDANG PUASA

  • Lakukan renang.

Siapa bilang ibu hamil tak boleh berenang? Bahkan ahli kesehatan sepakat bahwa berenang merupakan salah satu olahraga yang terbaik bagi para wanita, khususnya ibu hamil. Berenang sangat bermanfaat untuk melatih otot kaki dan tangan serta membantu menurunkan berat badan bagi ibu hamil yang mengalami overweight selama masa kehamilan. Tips olahraga berenang bagi ibu hamil: gunakan pakaian renang yang sesuai dan lakukan gaya dada yang tidak memerlukan banyak tenaga. Sama seperti dengan olahraga berjalan kaki, lakukan renang setidaknya 30 menit sehari diselingi dengan istirahat pada 15 menit pertama.

  • Ikuti kelas senam hamil.

Jika Anda memiliki banyak waktu luang karena tidak bekerja, Anda bisa mengisi waktu luang Anda dengan mengikuti kelas senam hamil. Senam hamil bermanfaat selain untuk menambah kebugaran selama hamil, Anda juga bisa berinteraksi langsung dengan ibu hamil lainnya. Sehingga bisa Anda gunakan untuk memperkaya pengetahuan Anda dengan berbagi pengalaman satu sama lain. Senam hamil bertujuan untuk melenturkan sekaligus menguatkan otot-otot tubuh yang bermanfaat untuk persiapan proses persalinan.

  • Olahraga sekaligus meditasi dengan yoga.

Sama seperti kelas senam hamil, Anda bisa mengikuti kelas yoga dengan para ibu hamil lainnya dengan tujuan untuk menjaga kebugaran selama Anda hamil sekaligus sebagai sarana untuk meditasi dan relaksasi diri. Yoga dapat melatih pernafasan Anda yang diperlukan pada saat proses persalinan. Manfaat yang bisa diperoleh dari meditasi dan relaksasi ini juga untuk menekan tingkat stress sebelum dan sesudah melahirkan. Dengan melakukan tips olahraga yang baik dan benar akan membantu Anda tetap sehat dan bugar selama masa kehamilan dan menyusui.

 

3 Tips Olahraga Untuk Pemula Dalam Mengangkat Barbel

Tips olahraga —- Sebagian masyarakat sering mengalami kesalahan dasar dalam mengangkat barbel ringan ataupun berat. Seperti gampang lelah dan kadang bagian tubuh tertentu terasa sakti. Hal ini sebenarnya wajar-wajar saja, dikarenakan biasanya ada panduan dasar yang belum dikuasai mereka dalam mengangkat barbel yang tepat. Mengangkat barbel yang tepat dan benar, butuh latihan yang maksimal, persiapan yang matang dan kefokusan.

Di bawah ini, kami akan bagikan tips olahraga untuk pemula dalam mengangkat barbel. Yang bisa Anda jadikan pedoman belajar mengangkat barbel yang tepat. Simak ulasannya sebagai berikut.

  • Terlebih dahulu angkat beban intern.

Sebelum kita harus menguji kedua tangan kita. Untuk melihat seberapa kuat tangan Anda menggerak-gerakan? Yang pasti, semakin cepat gerakan tangan bisa jadi semakin kuat otot tangan dalam mengangkat beban tangan. Prinsip kecepatan harus diperhatikan apabila ada gerakan-gerakan itu.

Kita juga harus menguji dengan menggunakan teknik diam. Ketika ada beban dengan posisi tangan tertentu, maka lakukanlah teknik diam. Kita harus bertahan dalam jangka waktu sekuat otot kita menahan dalam diam

Dalam menguatkan otot bagian tangan, kita sudah sepakat bahwa membentuk otot berarti menguatkan otot seluruh tubuh. Sehingga cara dalam mengangkat beban tangan tentu harus dalam posisi menguatkan otot tubuh lain.

Memang angkat beban tangan bisa dalam posisi duduk namun posisi duduk tidak menguatkan otot kaki. Sehingga cara duduk tidak cocok bila masih pemula. Cara duduk juga bisa terlalu membebani paru-paru karena semua tekanan tertuju pada tulang belakang kita. Tentu cara yang efektif adalah dengan berdiri.

Lakukan angkat beban intern dengan cara apa saja sampai kondisi pernafasan dalam kondisi siap angkat barbel yang memiliki beban yang berat. Karena angkat beban intern fokus utamanya adalah pernafasan.

Baca Juga: Tips Olahraga untuk Tetap Menjaga Kesehatan Tulang

  • Angkat beban ekstern alias barben.

Dalam hal cara, angkat beban ekstern dengan angkat beban intern sama saja prinsipnya. Bila menggunakan gerakan maka harus dengan kecepatan agar tidak terlalu membenani pernafasan. Otomatis bisa menyesuaikan berat barbel. Bila ingin gerakan lambat, lebih baik tanpa gerakan sama sekali. Biasanya tanpa gerakan untuk beban berat yang tidak mungkin disertai gerakan.

Dalam hal posisi juga harus diperhatikan. Sekiranya posisi berfokus pada kenyamanan pernafasan kita. Cara posisi duduk apalagi dengan posisi berbaring belum cocok untuk pemula yang baru memulai angkat beban karena terlalu membebani pernafasan.

Kenapa berfokus pada kenyamanan pernafasan dalam angkat barbel? Karena ketika saya memulai angkat beban, saya melakukan hal yang membenani pernafasan sampai akhirnya kondisi badan saya drop dan otot mengalami masalah. Kondisi pernafasan harus lancar keluar-masuk walau sedang mengangkat beban berat.

  • Diimbangi dengan olahraga fokus pernafasan

Tips Olahraga fokus pernafasan bisa dilakukan dengan senam, jalan cepat, joging dan lainnya. Olahraga tersebut untuk mengembangkan paru-paru Anda biar lebih baik. Karena selama dalam proses angkat beban, paru-paru sedikitnya mengalami tekanan ektern sehingga butuh pengembangan untuk penyegaran.

 

Tips Olahraga yang Sukses Mengecilkan Bagian Perut

Penampilan merupakan salah satu hal penting yang diperhatikan oleh seseorang. Bukan hanya perempuan, tetapi laki-laki juga sering memperhatikan penampilan luarnya sehingga dapat membuatnya percaya diri. Penampilan yang sering menjadi perhatian adalah mengenai berat badan ideal yang dibutuhkan. Sehingga seseorang akan berusaha untuk tampil sempurna agar mempunyai berat badan ideal tanpa kurang. Seperti berat badan ideal, perut rata, dan juga lengan dan kaki yang kecil terutama untuk perempuan. Akan tetapi masalah yang dialami dan dianggap mengganggu penampilan adalah ketika mempunyai perut buncit walaupun mempunyai berat badan yang ideal sehingga biasanya ada beberapa tips olahraga tepat untuk dapat mengecilkan perut menjadi rata.

Perut yang buncit disebabkan oleh banyak hal. Seperti dahulu mempunyai berat badan besar walaupun telah diet maka tidak semua hal menjadi kecil. Perut merupakan bagian yang paling susah untuk menjadi kecil mengikuti berat badan yang ada karena lemak dalam perut susah hancur dengan mudah. Oleh karena itulah Anda yang menginginkan perut yang rata bisa melakukan olahraga yang ideal untuk mendapatkan perut impian. Beberapa tips olahraga yang efektif untuk dapat membuat perut buncit menjadi rata adalah sebagai berikut ini:

  • Jogging

Olahraga pertama yang bisa untuk mengecilkan perut dengan efektif adalah jogging atau jalan kaki cepat. Jogging merupakan jenis olahraga yang dapat untuk membakar kalori yang lebih banyak sehingga akan sangat baik untuk dapat mengatur metabolisme tubuh. Ketika kalori terbakar saat melakukan jogging lemak yang ada dalam tubuh akan juga ikut terbakar termasuk juga lemak dalam perut yang bandel. Olahraga jogging ini juga sangat mudah dilakukan dan gratis sehingga merupakan olahraga yang paling efektif untuk dapat menghilangkan lemak perut. Untuk mendapatkan manfaat yang sempurna, sebaiknya sediakan 30 menit setiap harinya untuk melakukan jogging.

  • Bersepeda

Olahraga kedua yang bisa dicoba adalah bersepeda yang bisa dilakukan untuk mengurangi perut buncit secara efektif. Bersepeda selama setidaknya 30 menit setiap harinya dapat membuat perut menjadi kecil karena menekankan pada kaki sehingga juga akan membuat perut lemak terbakar dengan sendirinya. Olahraga ini bisa dilakukan baik di gym atau bahkan ketika pergi ke kantor atau sekolah. Sehingga sangat mudah dilakukan bahkan tidak akan merasa sedang berolahraga.

  • Sit up

Merupakan tips olahraga lainnya untuk dapat mengecilkan perut secara efektif. Olahraga ini sudah terkenal di masyarakat memang dapat untuk membuat lemak perut terbakar dengan efektif dan perut menjadi rata. Untuk melakukan sit up akan lebih efektif ketika dilakukan di atas bola olahraga agar dapat menambah resistensinya. Lakukan sit up secara rutin setiap harinya agar mendapatkan manfaat yaitu perut rata.

 

Tips Olahraga Memilih Waktu yang Tepat Ketika Sedang Puasa

Ketika sedang puasa, tidak ada keharusan untuk berolahraga seperti hari biasanya. Bahkan apabila Anda tidak kuat untuk berolahraga sangat disarankan untuk tidak berpuasa daripada harus membatalkan puasa karena tidak kuat dengan olahraga yang dilakukan. Akan tetapi bagi yang ingin tetap berpuasa dan tetap berolahraga demi kesehatan maka ada beberapa tips olahraga yang bisa dilakukan ketika sedang berpuasa. Dimana kuncinya adalah memilih waktu yang tepat untuk dapat berolahraga sehingga ketika bulan puasa.

Waktu yang tepat pertama untuk dapat berolahraga saat puasa adalah ketika habis sahur. Sehabis sahur dan sholat subuh, biasanya seseorang masih mempunyai daya yang cukup untuk berolahraga seperti biasanya. Dengan berolahraga badan juga akan lebih sehat daripada malas-malasan dengan alasan karena sedang berpuasa. Padahal sebenarnya dengan pola makan yang telah berubah nantinya tubuh juga akan menyesuaikan diri sehingga tidak ada istilah lemas karena sedang berpuasa.

Apabila ketika pagi seseorang yang sedang masih mempunyai banyak kekuatan, maka tips olahraga selanjutnya untuk memilih waktu yang tepat ketika sedang berpuasa adalah saat sore hari. Hal ini sebaliknya dengan alasan pertama. Justru tenaga yang ada di sore hari akan semakin berkurang sehingga bisa dialihkan dengan olahraga. Anda dapat mencoba olahraga saat sebelum buka seperti mulai pukul setengah lima atau jam empatan.

 Baca Juga: GUNAKAN PAKAIAN PANJANG PADA SAAT OLAH RAGA

Alasan memilih olahraga ketika sore hari adalah sebagai berikut:

  • Dapat langsung berbuka puasa apabila tidak kuat sehingga memilih olahraga yang tepat dengan waktu menjelang buka puasa. Dimana ketika selesai berolahraga, maka langsung bisa makan dan minum sekalian berbuka puasa.
  • Berolahraga sambil menunggu waktu berbuka puasa sehingga tidak akan terasa karena biasanya jam 3-5 adalah waktu krusial dan lapar-laparnya untuk menunggu buka puasa. Sehingga olahraga bisa digunakan sebagai distraksi agar pikiran tidak selalu memikirkan buka puasa terus menerus.
  • Saat yang tepat karena cuaca juga mendukung sehingga tidak akan terlalu kepanasan untuk melakukan olahraga di luar.

Tips olahraga yang tepat selain memilih waktu yang tepat untuk olahraga yaitu saat pagi hari dan juga sore hari adalah dengan memilih jenis dan juga waktu olahraga. Apabila berpuasa, sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan olahraga dengan kapasitas yang sama saat sedang tidak berpuasa. Karena apabila memaksakan diri maka bisa jadi tidak kuat dan malah membatalkan puasa tersebut. Sehingga akan lebih baik apabila memilih jenis olahraga yang ringan dan juga waktu olahraga yang dikurangi dari waktu biasanya. Misalnya apabila biasanya memakan waktu hingga 2 jam, maka cukup olahraga selama 1 jam saja sehingga tetap akan kuat menjalankan puasa. Daripada harus memaksakan diri dan tidak kuat ditengah jalan sehingga akan membatalkan puasa.