Waspadai Penggunaan Sosial Media Pada Anak dengan Tips Berikut!

Dengan meningkatnya akses internet, juga pada anak remaja, media sosial adalah aplikasi yang begitu banyak digunakan dan seharusnya berada di dalam pengawasan orang tua. Sebenarnya, media sosial memberikan aturan tertentu ketika ingin mendaftar seperti 13 tahun, namun pemalsuan usia mungkin dilakukan secara online. Penelitian yang dilakukan membuktikan semakin meningkatnya waktu remaja mengakses sosial media mereka apalagi telepon seluler, yakni hingga 10 kali dalam sehari.

Keuntungan yang bisa didapatkan anak remaja dari media sosial ini seperti sebagai sarana komunikasi dengan keluarga dan teman-teman mereka, mereka juga bisa meningkatkan kreativitas dengan cara berbagi ide atau yang lainnya, berhubungan dengan orang lain dan minat yang sama. Hanya, harus dipertimbangkan kemungkinan kerugian remaja memanfaatkan media sosial berbagi hal yang berbau negatif seperti bertemu dengan orang asing yang membuat mereka tidak nyaman, melihat tayangan iklan yang kurang sesuai dengan usia hingga melakukan aktivitas yang kurang jelas. Bahkan efek negatif ini bisa sampai pada kemungkinan tindakan pelecehan seksual di dunia maya.

Hal ini memungkinkan terjadi, data menyebutkan jika 90% remaja memajang foto serta nama mereka di sosial media dengan nama asli. Juga remaja yang menyebut tanggal lahir, nama sekolah hingga tempat mereka tinggal. Ini dapat membuat mereka menjadi target oknum yang memanfaatkan hal tersebut. Dengan meningkatnya akses ke media sosial, bukan hanya meningkatkan resiko cyber bullying namun meningkatkan resiko depresi yang dikarenakan oleh kurang lancarnya interaksi antar teman. Media sosial pun membuka kemungkinan pelecehan seperti ejekan yang memalukan bagi remaja. Efek psikologisnya tidak ringan.

Memang, kita tidak mudah untuk memantau anak remaja ketika mengakses media sosial ini. lebih-lebih sekarang ini media sosial bisa dilakukan dengan ponsel, kemampuan digital pada anak remaja juga melampaui orang tua mereka. Walaupun demikian bukan berarti orang tua langsung melepaskan kendali serta menyerahkan seluruhnya pada anak. beberapa panduan berikut bisa memberi cara untuk orang tua sehingga nyaman mengakses media sosial.

Berikut beberapa panduan sosial mediaantara lain:

Baca juga tips dan trik nya supaya kamu tidak ketergantungan pada sosial media. Lihat selengkapnya di aladintips.com

  • Menerapkan aturan usia. Beberapa media sosial seperti Facebook, Twitter, hingga Instagram memberikan aturan usia minimal 13 tahun untuk melakukan pembuatan akun. Anda bisa memberi pengertian pada anak jika hal tersebut dilakukan untuk mencegah hal negatif serta melindungi keselamatan mereka,
  • Tegaskan resiko jika mereka berbicara pada orang asing. Ini yang tidak disadari oleh orang tua, interaksi di dunia online sebetulnya tidak berbeda dengan dunia nyata. Berkomunikasi pada orang asing disarankan dengan hati-hati, ajarkan juga tentang reputasi online yang berada di dunia maya,
  • Perhatikan aktivitas anak. minta anak menunjukkan seperti apa aktivitas yang dilakukannya. Saat terlihat kalimat yang tidak baik, beri saran pada mereka untuk melaporkan hal tersebut pada Anda.

 

Cara Memanfaatkan Sosial Media dengan Tepat

Teknologi internet kini telah mengambil alih berbagai jenis kegiatan manusia. Mulai dari silaturahmi hingga pekerjaan dilakukan dengan lebih mudah, ekonomis dan efisien menggunakan teknologi komputer dan internet. Salah satu buah dari fenomena ini adalah munculnya berbagai sosial media atau sosmed yang dimiliki oleh berbagai kalangan. Bukan hanya satu, bahkan mungkin ada 3 atau 5 sosmed yang dimiliki oleh satu orang saja. Bagi mereka yang melihat peluang, hal ini bisa menjadi sebuah keuntungan, namun bagi kalangan lain yang hanya ikut arus, maka sosmed hanya digunakan sebagai ajang mencari kepopuleran.

Dengan dimiliki oleh banyak orang dan kalangan, menggunakan sosmed seharusnya bisa memberikan manfaat yang lebih besar dan mudah untuk mencapai suatu tujuan. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa diberikan oleh sosmed yang mungkin bisa Anda pakai untuk memberikan manfaat atau segi positif bagi Anda.

  • sebagai penyebar informasi.

Sosmed merupakan wadah yang luas untuk menampung ilmu, informasi hingga berita-berita lainnya. Dengan sosmed, sebuah informasi bisa cepat meluas dan mencapai sasaran yang jumlahnya sangat banyak. Peranan sosmed ini kini justru bisa dengan mudah disalahgunakan untuk menyebarkan berita palsu atau hoak. Namun bagi mereka yang menggunakannya untuk tujuan baik, sosmed sangat bermanfaat untuk meneruskan ilmu atau informasi bermanfaat.

  • Tempat berjualan.

Trend berjualan online tak lepas dari trend sosial mediaKini banyak yang menggunakan sosmed bukan hanya untuk silaturahmi atau publisitas pribadi namun juga untuk meraih laba dari berjualan berbagai produk.

  • Mencari kerabat.

Sosmed juga dikenal sebagai ajang reuni. Hal in dikarenakan saat ini hampir tak ada orang yang tak memiliki sosmed sehingga mencari orang akan sangat mudah apalagi jika orang tersebut menggunakan informasi yang sebenarnya. Ada banyak kasus orang hilang kontak bertahun-tahun yang bisa bertemu kembali akibat akun sosmed.

  • Menyimpan memory.

Fungsi sosmed inilah yang menjadi basic manfaat yang banyak digunakan oleh sebagian kalangan. Memiliki foto keluarga atau foto hangout dengan teman pastinya sayang jika hanya dihapus saja. Mempostingnya di sosmed selain bisa mempublikasikan kegiatan juga bisa dijadikan sarana penyimpanan yang mudah dicari kembali.

Itulah berbagai manfaat yang bisa diberikan oleh sosial media bagi mereka yang bisa memanfaatkannya dengan baik. Cari dan galilah manfaat yang baik dan maksimal dari sebuah produk baru yang diperkenalkan pada Anda agar tak hanya menjadi pengguna saja namun guna bisa memanfaatkannya untuk diri sendiri. Namun pastikan kegiatan Anda di sosmed tak memberikan pengaruh yang negatif seperti menyebar berita palsu atau hoax dengan tujuan yang kurang baik. Gunakan sosmed dengan bijaksana apalagi saat ini sudah ada peraturan pemerintah yang membatasi penggunaan internet agar tidak mengganggu privasi orang lain.