Tips Mengolah Makanan Sehat dan Cepat Untuk Sahur

Tips Mengolah Makanan Sehat dan Cepat Untuk Sahur

Memasuki bulan suci Ramadan, sudah pasti akan bersiap untuk menu berbuka puasa dan sahur. Inilah rutinitas wajib yang akan dilakukan selama 30 hari, jika berbuka puasa bisa dilakukan dimana saja dengan menu apapun, lain halnya dengan menu sahur. Dimana harus bisa mengolah makanan sehat dan cepat.

Tips Mengolah Makanan Sehat dan Cepat Untuk Sahur

Pasalnya sahur dilakukan sebelum salat subuh, ini berarti harus memasak makanan dengan cepat, namun tidak boleh sembarangan. Makanan yang di konsumsi saat sahur akan sangat berpengaruh di siang hari, apalagi jika harus berada di luar ruangan dalam jangka panjang.

Maka dari itu, harus memperhatikan menu makanan yang akan di konsumsi saat sahur, berikut ini ada beberapa rekomendasi menu cepat dan sehat untuk di makan saat sahur. Ini hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 15 menit untuk memasaknya.

4 Cara Mengolah Makanan Sehat dan Enak Untuk Sahur

Makanan Beku

Ini adalah menu makanan yang enak dan cepat dalam menyajikannya, jangan bayangkan hanya menu makanan instan seperti sosis atau nugget. Sekarang ini sudah banyak tersedia menu makanan enak dan bergizi yang dibentuk dalam makanan beku, tersedia di supermarket atau bisa membuatnya dalam jumlah banyak sebelumnya.

Cara memasaknya cukup mudah, hanya perlu memanaskan saja. Bisa memilih menu makanan rebusan atau tumis, jika memang kesulitan memanaskan dengan kompor. Bisa langsung masukkan dalam microviwe, ini akan sangat membantu membuat makanan lezat, bergizi dan enak pada saat sahur.

Makanan Kering

Kurang suka dengan menu makanan beku, bisa juga memiliki cara mengolah makanan kering. Ini biasanya makanan yang sering dibawakan ibu untuk anak yang bekerja di luar kota atau jauh dari orang tua.

Makanan kering akan tahan dalam waktu lama, tinggal di simpan dalam tempat kering atau lemari pendingin. Sehingga bisa mendapatkan rasa dan tekstur yang sama, bahkan bisa bertahan hingga 30 hari, tergantung bahan yang digunakan.

Buat Makanan Setelah Tarawih

Khawatir akan bangun kesiangan, kenapa tidak memilih untuk membuat makanan setelah salat tarawih. Ini banyak dilakukan ibu-ibu yang memang sudah lelah jika mengolah makanan di tengah malam, memang cara ini cukup praktis dan tinggal memanaskan saja ketika akan di santap untuk sahur.

Tetapi perhatikan menu makanan yang Anda konsumsi, jangan memasak makanan yang memang kurang bagus jika dipanaskan kembali. Lebih baik pilih bahan makanan mengandung protein tinggi, selain itu juga cara pengolahan jangan menggunakan santan terlalu kental.

Buat Sambal Dalam Jumlah Banyak

Ingin sahur lebih simple lagi, kenapa tidak membuat sambal dalam jumlah banyak. Ini menu makanan yang disukai dan menggugah selera, bisa dipadukan dengan menu makanan apapun bahkan cocok di makan kapan saja. Namun ingat, sahur tidak boleh mengandung makanan yang terlalu pedas, sakit perut akan menyulitkan di siang hari.

Memang ada baiknya mengolah makanan terlebih dahulu untuk sahur, jangan memasak terlalu mendadak karena waktu sahur sangat singkat. Apalagi jika tidak bisa tidur dengan cepat, di bulan puasa ritme tidur akan terganggu karena harus bangun di tengah malam. Untuk itu, persiapkan makanan yang cepat dan tepat untuk sahur.

Cara Mengolah Makanan Sehat Untuk Balita MPASI

Cara Mengolah Makanan Sehat Untuk Balita MPASI

Bayi setelah usia 6 bulan, tentu akan mendapatkan makanan pendamping selain Air Susu Ibu (ASI). Ini memang banyak diberikan, namun ada juga anak yang hingga usia 1 tahun hanya konsumsi asi. Tentu saja cara mengolah makanan MPASI (Makanan Pendamping ASI) berbeda dengan memasak makanan seperti biasa.

Cara Mengolah Makanan Sehat Untuk Balita MPASI

Bayi di usia 6 bulan belum mempunyai kepekaan indra rasa dan belum memiliki gigi untuk mengunyah, ini waktu yang tepat untuk memperkenalkan banyak rasa baru. Ada baiknya mengenalkan rasa buah-buahan dan sayur terlebih dahulu, sehingga anak lebih suka mengkonsumsi dua jenis makanan sehat yang sering kali di tolak untuk balita.

Bagaimana cara membuat MPASI? Inilah pertanyaan banyak ibu muda, sebenarnya mudah namun jangan disamakan seperti memasak menu makanan harian. Karena ini yang mengkonsumsi anak-anak, bahkan bayi sebaiknya disiapkan tersendiri.

4 Cara Mudah Mengolahkan Makanan MPASI

Jangan Tambahankan Gula dan Garam

Hal pertama yang harus diperhatikan, jangan menambahkan rasa. Meskipun gula dan garam ini perasa alami, hal ini akan mengganggu indera perasa dari lidah bayi itu sendiri. Biasanya anak akan diperkenalkan dengan buah dan sayur, biarkan merasakan makanan tersendiri sendiri, memang ini terlihat tidak enak, namun bayi tidak akan mengetahui itu semua.

Tambahkan Sedikit Air Saja

Saat membuat makanan untuk MPASI, jangan ditambahkan air terlalu banyak. Air akan membuat perut kembung dan mudah kenyang, sehingga bayi akan menolak menyelesaikan takaran makanan yang harus dihabiskan dalam porsi sekali makan.

Pilih sayur dan buah yang banyak mengandung air secara alami, ini akan cocok untuk di konsumsi tanpa harus kesulitan memperkenalkan bayi dengan makanan barunya. Usahakan untuk sabar, biasanya bayi yang baru pertama kali MPASI memang mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan makanan barunya.

Hancurkan Makanan Hingga Lembut

Sudah jelas, cara mengolah makanan untuk bayi berbeda dengan pengolahan makanan untuk orang dewasa. Anda harus menghancurkan bahan makanan hingga lembut, jika bisa memang menggunakan tangan secara alami.  Bisa juga menggunakan pertolongan alat elektronik seperti blender, sehingga hasilnya akan lebih lembut.

Mengapa harus menghancurkan makanan hingga lembut, karena tujuan utama adalah memperkenalkan makanan, bukan mengajari cara mengunyah makanan. Bayi di usia 6 bulan, hanya bisa menelan saja semua makanan yang masuk ke mulut.

Dapat Dibuat Dalam Jumlah Besar

Memang agak sulit untuk membuat MPASI, selain harus memperhatikan kualitas bahan terbaik, tempat pembuatan yang bersih dan harus memastikan makanan hancur serta sangat lembut. Padahal Anda tidak punya banyak waktu untuk membuat menu makanan khusus, tenang saja MPASI bisa dibuat dalam jumlah besar.

Apakah ini aman? Tentu saja jika cara pembuatan dan penyimpanan tepat, setelah proses pembuatan selesai. Ada baiknya menyimpan makanan yang masih tersisa dalam lemari pendingin, bisa dibekukan atau hanya diletakkan dalam suhu dingin saja. Sehingga bisa di konsumsi dalam satu hingga dua hari ke depan, karena memang lebih bagus makanan bayi tidak diawetkan dalam waktu lama.

Ternyata bukan hal yang sulit bukan untuk mengolah makanan MPASI sendiri, ada baiknya membuat makanan bayi tersebut sendiri. Karena tidak semua anak suka dengan bahan makanan yang sama, bahkan dengan resep dan takaran yang berbeda. Perkenalkan MPASI kesukaan anak-anak, ini bisa bertahan hingga usia 2 tahun.