Mendapatkan Manfaat Jogging Secara Optimal

Mendapatkan Manfaat Jogging Secara Optimal

Tubuh menjadi aktif bergerak adalah salah satu efek positif dari kegiatan jogging. Aktivitas bergerak ini pada akhirnya akan membantu melancarkan sirkulasi darah yang menuju ke jantung. Melakukan jogging secara rutin dapat membantu melancarkan sistem pencernaan tubuh, seperti buang air besar secara teratur sebagai proses metabolism tubuh. Efek positif lain dari aktivitas jogging ini adalah mampu membakar lemak dan kalori dalam tubuh sebagai langkah diet yang sehat.  Dalam artikel ini akan dibahas beberapa manfaat jogging yang harus Anda diketahui.

Mendapatkan Manfaat Jogging Secara Optimal

Mengurangi risiko hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi

Penyakit sistem metabolism tubuh dapat dihindari secara signifikan ketika kadar metabolic equivalent hours per dat (METh/d) mencapai 1.1-1.8, yakni dengan kegiatan berjalan atau berlari. Selain itu, pada penelitian yang dilakukan oleh Willian di tahun 2013 menyimpulkan bahwa mereka yang rutin lari pagi memiliki risiko lebih rendah mengidap diabetes, hipertensi, dan dyslipidemia dibandingkan yang tidak.

Mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler

Pada tahun 2014, Lee melakukan penelitian yang menyimpulkan bahwa manfaat jogging dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler. Dosis waktu lari yang cukup (5-10 menit/hari) dan dilakukan dengan kecepatan standar atau rendah (6 mph atau 9.6 kilometer/jam) sudah dapat menekan risiko penyakit kardiovaskuler secara signifikan.

Mudah dan murah

Sekarang ini Anda dapat melakukan jogging dengan mudah menggunakan bantuan gadget. Anda cukup memiliki sepasang sepatu jogging dan bisa segera memulai berlari. Hal ini membuat Anda dengan mudah menjaga rutinitas jogging, karena dapat dilakukan dimana pun dengan bermodalkan sepatu jogging.  Dengan begitu, jogging merupakan solusi paling mudah dan murah untuk berolahraga.

Menambah banyak teman melalui komunitas jogging

Mengikuti komunitas lari adalah salah satu solusi untuk Anda dapat saling bertukar pikiran dan berkenalan dengan banyak teman. Saat ini sudah banyak komunitas karu yang ada di Indonesia, salah satunya yang paling besar adalah Indon Runners. Selain itu, Anda pasti akan mendapatkan banyak dukungan dari teman-teman yang lebih senior soal jogging. Komunitas lari pun tidak hanya berpusat di Jakarta, Surabaya dan Malang pun juga mempunyai komunitas lari masing-masing.

Membuat Anda jauh lebih bahagia

Dalam hal ini ada istilah Runner’s high yang berarti sebuah perasaan subjektif berupa rasa senang, damai, energi yang tak terbatas, dan berkurangnya rasa nyeri. Hal ini dipicu karena adanya peningkatan endocannabinoid ketika kita berolahraga termasuk olahraga jogging. Bahkan pada tahun 2004 diadakan sebuah penelitian oleh Dietrich yang dilakukan kepada partisipan laki-laki yang berolahraga jogging di treadmill menggunakan sepeda statis. Pada penelitian ini ditemukan adanya peningkatan endocannabinoid. Aktivasi tersebut mengurangi sensasi rasa nyeri, dan mempengaruhi emosi seseorang yang berpengaruh pada efek psikologi pada saat berolahraga.

Manfaat Joging Dalam Kesehatan Tulang yang Belum Banyak Diketahui

Manfaat Joging Dalam Kesehatan Tulang yang Belum Banyak Diketahui

Hampir semua orang tahu bagaimana manfaat besar olahraga bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, masih banyak orang yang enggan melakukan aktivitas ini karena kesibukan yang padat. Tak perlu khawatir, karena Anda bisa melakukan jogging. Selain tidak, membutuhkan waktu yang banyak, olahraga yang satu ini juga bisa dilakukan di mana saja serta terbukti dapat memperkuat jantung dan pembuluh darah.

Manfaat Joging Dalam Kesehatan Tulang yang Belum Banyak Diketahui

Namun, tahukah Anda manfaat jogging ternyata bisa membawa dampak yang baik pada kesehatan tulang? Berikut ulasan lengkapnya.

Lari memperkuat tulang

Tak hanya ada membawa dampak yang baik pada kesehatan jantung dan pembuluh darah saja, manfaat jogging nyatanya juga dapat memperkuat fungsi tulang-tulang Anda. Alasannya karena tekanan pada tulang dan sendi saat Anda sedang berlari jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan aktivitas lainnya, seperti berjalan kaki

Lari meningkatkan kepadatan tulang

Tak hanya dapat memperkuat tulang, ternyata manfaat jogging juga berpengaruh pada kepadatan tulang. Kepadatan tulang dipengaruhi oleh seberapa banyak jumlah mineral pembentuk tulang. Umumnya orang yang memiliki kepadatan tulang yang rendah lebih berisiko untuk terkena osteoporosis, yakni penyakit dimana tulang melemah dan rusak dengan sendirinya akibat kekurangan mineral pembentuk tulang.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepadatan tulang, Anda harus rutin melakukan jogging sejak dini.  Dengan membiasakan diri melakukan jogging secara rutin akan menstimulasi produksi mineral pada tulang Anda. Hal ini dapat mencegah pengeroposan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis.

Cara lari yang baik bagi tulang

Jogging tidak dianjurkan untuk dilakukan secara terus-menerus, karena tulang memerlukan waktu untuk beradaptasi. Oleh karena itu, Anda harus meningkatkan jumlah aktivitas secara bertahap hingga mencapai jarak yang dianjurkan. Untuk yang baru pertama kali mencoba olahraga ini, jangan pernah mencoba untuk menyelesaikan rute 20 km karena akan meningkatkan risiko cedera serta masalah kesehatan yang fatal, seperti serangan jantung.

Hasil penelitian membuktikan jika para atlet lari yang terbiasa menempuh jarak hingga 90 km per minggu, nyatanya memiliki kepadatan tulang yang bahkan lebih rendah daripada mereka yang malas melakukan aktivitas fisik.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari manfaat jogging, sebaiknya Anda merencanakan rutinitas lari secara teratur. Jarak lari yang dianjurkan agar mampu memperkuat tulang adalah 20 sampai 30 km per-minggu. Tidak diperbolehkan melebihi jarak tersebut karena dapat meningkatkan kadar kortisol dalam darah. Jika kadar kortistol meningkat drastis, bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan tulang Anda. Alih-alih menjadi sehat, Anda justru dapat menimbulkan masalah kesehatan baru. Oleh karena itu Anda wajib menggabungkan aktivitas ini dengan latihan beban lainnya agar kepadatan tulang di area tubuh lainnya dapat merata. Hal yang perlu diingat adalah jogging tidak berdampak pada semua tulang di seluruh tubuh.