Ragam Khasiat dari Penggunaan Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan

Ragam Khasiat dari Penggunaan Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan

Madu merupakan cairan yang menyerupai sirup dan lebih kental dan terasa manis yang dihasilkan oleh lebah dan serangga dari nektar bunga. Rasa manis yang dihasilkan ini disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa dan rasa manisnya hampir sama dengan glula. Madu memiliki nilai nutrisi per 100 gram dengan energi, karbohidrat, lemak, protein, air, riboflavin, niasin, asam pantotenat, vitamin B6, vitamin C, kalsium, besi dan masih banyak lagi. Kekentalan dari cairan ini 1,36 kg per liter dan lebih kental dari air. Untuk mendapatkan cairan dari lebah dari jenis Apis dorsata yang terdapat pada Indonesia, Filipina, India, Nepal dan wilayah lain di Asia.

Ragam Khasiat dari Penggunaan Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan 

Berikut adalah manfaatnya untuk kesehatan diantaranya: 

  • Menghilangkan batuk untuk anak-anak berdasarkan studi dari Penn State College of Medicine karena adanya Dekstrometorfan untuk menenangkan batuk pada malam hari.
  • Mencegah kanker dan penyakit jantung karena mengandung flavonoid, antioksidan yang membantu mengurangi resiko penyakit kanker dan penyakit jantung.
  • Meningkatkan daya ingat, untuk wanita menopause dan mengonsumsi 20 gr madu per hari akan memberi peningkatan pada daya ingat jangka pendek.
  • Sumber nutrisi yang lengkap dan memberi manfaat cukup signifikan untuk memberi zat pada tubuh dalam jangka pendek mau panjang.

Selain beberapa diatas, cairan ini juga digunakan untuk menghilangkan luka dan tetap menjaga luka dalam keadaan steril. Menurut NYU Langone Medical Center madu yang diminum langsung akan membatasi keracunan dan mengurangi kadar alkohol dalam tubuh dengan cepat. Dapat juga menghilangkan energi karena madu memiliki efek anti inflamasi dan jejak serbuk sari bunga dan paparan alergen akan memerangi reaksi alergi. 

Berikut adalah manfaatnya untuk kecantikan diantaranya: 

  • Dapat melembabkan wajah dengan mengoleskannya pada seluruh wajah dalam waktu 10 menit kemudian membilasnya dengan air hangat.
  • Memutihkan kulit wajah dengan mencapuri cairan ini dengan almond, air lemon dan oatmeal lalu mengoleskannya pada wajah dalam waktu 10 menit.
  • Menghilangkan jerawat dan noda bekas jerawat dengan mengoleskannya pada bagian jerawat dan didiamkan selama 2 hingga 3 jam.
  • Membersihkan wajah dengan mencampurkannya dengan putih telur, gliserin lalu mengoleskannya ke bagian wajah hingga ke leher.
  • Mencegah penuaan pada kulit wajah dengan mencampurkannya dengan air lemon dan mengoleskannya pada wajah dalam waktu 10 hingga 15 menit.

Selain beberapa diatas, dapat juga mengecilkan pori-pori kulit wajah dengan mencampurkannya dengan susu bubuk dan oatmeal lalu mengoleskannya pada wajah hingga 15 menit. Dapat juga mengobati bibir kering dengan mengoleskan cairan dalam keadaan hangat pada bibir hingga 30 menit dan sekaligus juga dapat memerahkan bibir. Beberapa manfaat dari madu ini dapat memberi efek bagi tubuh dari luar dan dalam dengan sangat baik.

 

Jangan Sembarangan Memberikan Madu Pada Anak, Perhatikan Pula dari Usianya!

Jangan Sembarangan Memberikan Madu Pada Anak, Perhatikan Pula dari Usianya!

Banyak diantara para orang tua yang memberikan segala hal yang terbaiknya kepada sang buah hatinya, termasuk memberikan madu untuk sang anak yang berusia kurang dari 1 tahun. Hal ini dikarenakan minuman yang berasal dari sarang lebah ini sudah dipercaya memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Namun tahukah Anda? Bahwa peran dari cairan yang memiliki rasa manis ini tidak boleh secara sembarangan diberikan kepada sang anak, karena ada batasan usia dalam memberikan cairan dari lebah yang harus diperhatikan dengan baik.

 Jangan Sembarangan Memberikan Madu Pada Anak, Perhatikan Pula dari Usianya!

Perlu untuk Anda ketahui dengan baik mengenai pemanis buatan ini yang memang tidak diperbolehkan untuk diberikan kepada bayi, terlebih lagi untuk bayi yang berusia kurang dari 1 tahun, hal ini pun juga dikarenakan beberapa hal yang wajib Anda ketahui agar Anda tidak melakukan kesalahan lagi dalam memberikan cairan manis ini kepada buah hati Anda. Meskipun cairan dari sarang lebah ini memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang tinggi, namun bukan berarti Anda langsung memberikannya kepada sang anak, karena ada batasan usia yang perlu diperhatikan.

Berikut ini alasan mengapa madu tidak diperbolehkan untuk diberikan pada anak dibawah 1 tahun, yaitu:

  • Cairan ini memiliki kandungan berupa senyawa botulinum yang dapat mencegah adanya racun dalam tubuh, namun untuk bayi di bawah 1 tahun, organ pencernaan bayi belum matang, sehingga belum kuat untuk menangkal efek dari racun botulinum.
  • Cairan manis ini pun juga dapat menyebabkan keracunan makanan yang diakibatkan dari botulinum, sedangkan efek dari keracunan ini pun juga dapat mengakibatkan fatal, karena bisa menyebabkan kematian. Gejala awal yang terlihat yaitu bayi akan terasa pusing, menangis dan merasa kesulitan untuk menelan. Sedangkan reaksi yang terjadi yaitu 8 sampai 36 jam setelah buah hati mengkonsumsi cairan dari lebah.

Pada dasarnya tidak semua cairan yang berasal dari lebah ini memiliki kandungan berupa toksik botulinum. Sehingga Anda sebagai orang tua haruslah memperhatikan hal ini dengan sebaik mungkin. Karena memang hal ini pun sudah banyak sekali para orang tua yang memberikan madu, karena banyak orang yang beranggapan bahwa cairan manis ini mampu memberikan efek positif pada bayi, termasuk mampu memberikan kekebalan tubuh dan menjadikan bayi dapat tumbuh dengan cerdas. Namun untuk bayi yang belum berusia 1 tahun alangkah baiknya jika Anda tidak memberikannya terlebih dahulu. 

Sebagai orang tua yang baik tentunya tidak ingin kesehatan anak terganggu, sehingga agar anak terhindarkan dari segala hal yang dapat mengancamnya, maka perhatikan ulasan yang ada di atas yang memang tidak boleh diabaikan begitu saja. Jika Anda sudah terlanjur memberikan madu pada anak, maka hentikan kebiasaan tersebut dan apabila terjadi apa-apa pada bayi, maka segera konsultasikan pada dokter anak.

Tips Menyimpan Madu Asli Agar Tahan Lama dan Terjaga Kualitasnya

Tips Menyimpan Madu Asli Agar Tahan Lama dan Terjaga Kualitasnya

Siapa yang tidak mengenal madu?. Cairan kental berwarna kuning kecoklatan yang dihasilkan oleh lebah ini sudah sangat terkenal sebagai salah satu bahan alami yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Untuk kesehatan, cairan yang dihasilkan oleh lebah ini dipercaya sebagai obat yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Untuk kecantikan sudah terbukti sejak dahulu bisa digunakan untuk perawatan kulit yang terbaik. Karena khasiatnya ini tak heran jika banyak orang yang menyukainya. Bahkan beberapa orang rela untuk membelinya dalam jumlah yang banyak meskipun relatif lebih mahal untuk yang aslinya.

 Tips Menyimpan Madu Asli Agar Tahan Lama dan Terjaga Kualitasnya

Mendapatkan bahan alami yang satu ini memang cukup mudah di pasaran. Namun sayangnya tidak semua produk yang dijual merupakan barang yang asli atau original. Beberapa oknum tidak bertanggung jawab telah mencampurnya dengan bahan yang lain sehingga kemurniannya sudah tidak terjaga lagi berikut dengan khasiatnya. Untuk membedakan antara yang asli dengan yang sudah tidak murni lagi memang cukup membingungkan untuk orang yang masih awam. Untuk yang asli memiliki ciri-ciri bisa bertahan hingga bertahun-tahun dan nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak akan hilang. Terlebih jika disimpan dengan baik dan benar.

Agar madu asli bisa bertahan lama dan terjaga kualitasnya, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Berikut ini tips-tipsnya.

  • Menyimpan di tempat yang tertutup rapat.

Penyimpanan bahan alami yang dihasilkan oleh lebah ini tidak boleh dilakukan dengan cara sembarangan. Simpanlah pada tempat yang bersih dan tertutup rapat. Tempat yang bisa digunakan bisa berupa botol ataupun wadah-wadah lain yang memiliki tutup. Selain akan membuatnya cairan ini tahan lama, wadah yang tertutup rapat juga akan menjaga kekentalannya dan nutrisinya tetap bertahan. Tempat yang terbuka akan membuat bahan alami ini lebih mudah mencair.

  • Menyimpan di ruangan yang terhindar dari sinar matahari secara langsung.

Paparan sinar matahari secara langsung akan membuatnya cepat rusak berikut juga nutrisi yang terkandung di dalamnya akan semakin berkurang bahkan hilang. Selain itu juga akan membuat warnanya menjadi hitam dan tidak menarik lagi.

  • Jangan menyimpan di tempat yang berbahan dasar logam.

Usahakan untuk tidak menyimpannya di tempat atau wadah yang terbuat dari logam. Hal ini karena dikhawatirkan akan merusak nutrisinya dan bahkan berubah menjadi racun karena zat kimia berbahaya yang terdapat pada logam menyatu dengan bahan alami yang satu ini. Untuk itu kenapa banyak sekali produk olahan lebah ini kita jumpai dalam wadah plastik atau kaca.

  • Menyimpan dalam wadah yang kering dan bersih.

Ketika menyimpan madu, pastikan tempat yang digunakan dalam keadaan bersih dan kering. Satu tetes air saja akan membuat cairan satu ini menjadi cepat rusak.