Kenali Jenis Diet untuk Menurunkan Badan Secara Efektif

Kenali Jenis Diet untuk Menurunkan Badan Secara Efektif

Mengatur pola makan atau diet adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Beberapa ilmuan dalam bidang kesehatan bahkan memberikan klaim bahwa diet memberikan pengaruh besar pada tubuh. Bahkan dengan diet yang tepat dan tanpa olahraga ke tempat fitness pun, lemak dalam tubuh bisa luntur dengan cepat. Kelebihan diet dalam menurunkan berat badan membuat banyak orang tertarik untuk mencobanya. Sayangnya, tidak semua orang mampu melakukan diet dengan benar. Bahkan banyak dari mereka yang mengartikan diet sebagai pengurangan makan atau malah tidak makan sama sekali. Di bawah ini ada beberapa jenis diet sehat yang bisa diterapkan agar berat turun secara efektif.

Kenali Jenis Diet untuk Menurunkan Badan Secara Efektif

Diet Tinggi Protein

Sesuai dengan namanya, diet ini dilakukan dengan mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi kandungan protein dan membatasi konsumsi karbohidrat dari biji-bijian, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Minimnya asupan karbohidrat ini menjadikan tubuh membakar lebih banyak lemak sebagai reaksi alami tubuh dalam menghasilkan energi. Jenis diet ini aman jika dilakukan dalam jangka waktu yang pendek, tetapi bukan berarti tanpa risiko. Jika dilakukan dalam waktu lama, akan muncul masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi akibat konsumsi daging merah dan produk-produk berbahan susu lemak yang mengandung protein tinggi. Ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter sebelum memutuskan untuk melakukan diet protein ini.

Diet Mayo

Diet mayo adalah jenis diet yang berfokus pada pengurangan asupan karbohirat dengan memperbanyak asupan lemak dengan menyisipkan grapefruit sebagai salah satu menu utama di dalamnya. Diet grapefruit ini mengandalkan enzim pembakar lemak yang sangat efektif menurunkan berat badan hingga 2 kg dalam 12 hari. Konsumsi rendah kalori yang mengutamakan buah yang bernutrisi tinggi ini memang sangat disarankan. Namun, jika penurunan berat badan terjadi secara drastic, maka diet ini tidak lagi direkomendasikan. Hal ini karena dapat menghilangkan cairan dan massa otot.

Diet Shake

Diet Shake dilakukan dengan konsumsi susu diet yang rendah kalori. Berdasarkan penelitian di tahun 2010, diet shake ini mengandung nutrisi makro essensial bagi tubuh yang berhasil menurunkan berat badan pada partisipan yang mengalami obesitas. Bukan hanya itu saja, diet shake juga mampu mengubah komposisi tubuh termasuk perbaikan komponen radang dan stress oksidatif yang memicu penyakit kronis. Jenis diet ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan makanan sehat.

Diet yang Dianjurkan

Penurunan berat badan yang terjadi secara signifikan cenderung tidak dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lama. Karena itu, dianjurkan untuk melakukan diet yang menawarkan penurunan berat badan secara bertahan, 0.5 kg hingga 1 kg dalam seminggu. Penurunan berat badan ini akan membuat Anda menjadi lebih mudah untuk mengontrolnya. Mulailah dengan mengonsumsi sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagai menu pengganti makanan berkalori. Pilihlah makanan yang memiliki gizi seimbang yang diperlukan, sehingga mampu menghilangkan lapar dan tidak mengganggu diet Anda.

5 Jenis Diet Sehat yang Ampuh Dalam menurun Berat Badan

5 Jenis Diet Sehat yang Ampuh Dalam menurun Berat Badan

Umumnya, diet dianggap sebagai solusi dalam menurunkan berat badan. Namun, tidak jarang pula ada yang melakukan diet untuk mendapatkan kualitas kesehatan yang lebih baik, apalagi bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan.

5 Jenis Diet Sehat yang Ampuh Dalam menurun Berat Badan

Apapun alasan dalam menjalankan diet, pastikan Anda memilih jenis diet yang tepat bagi kondisi tubuh Anda. Pasalnya jika salah memilih diet, alih-alih berat badan turun, justru Anda bisa berisiko mengalami gangguan kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting memahami tujuan dan jenis-jenis diet sejak awal. Di bawah ini ada beberapa jenis diet yang bisa Anda jadikan pilihan.  

Diet Katogenik

Bagi Anda yang mungkin memiliki riwayat penyakit epilepsi, jenis diet Katogenik ini bisa jadi pilihan Anda. Diet ini menganjurkan Anda mengonsumsi makanan yang mengadung lemak tinggi, namun protein dan karbohidrat yang lebih sedikit. Beberapa makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi, seperti es krim, daging, udang, ikan tuna, telur, mayonnaise dan makanan lainnya yang rendah karbohidrat dan protein. Oleh sebab itu diet ini banyak digemari oleh mereka yang memiliki tubuh langsing atau kurus.

Diet Rendah Lemak

Berbeda dengan diet Katogenik, diet jenis ini mengajurkan Anda mengonsumsi makanan rendah lemak sehingga cocok untuk Anda yang ingin mengurangi bobot tubuh. Meski demikian, bukan berarti diet ini melarang Anda mengonsumsi makanan berlemak. Anda masih tetap bisa mengonsumsi makanan mengandung lemak untuk menambah energi, hanya saja tidak dalam kadar yang banyak. Sederhananya, Anda harus menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, semisal gorengan.

Diet Dukan 

Prinsip dari jenis diet Dukan ini adalah mengubah menu yang memiliki kadar protein tinggi dan menekan konsumsi lemak dan karbohidrat. Dengan konsumsi protein yang tinggi akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Anda bebas memilih menu makanan berprotein tinggi, selama makanan tersebut termasuk dalam 100 menu yang telah ditetapkan dan dianggap sesuai dengan diet ini. Dalam 100 menu makan tersebut, terdapat 72 sumber hewani dan 28 sumber nabati. Jika Anda tepat menerapkan diet ini, berat badan Anda bisa turun secara signifikan bahkan mencapai 3 kg hingga 4,5 kg dalam 5 hari pertama.

Diet Nasi Merah

Sesuai dengan namanya, jenis diet ini menganjurkan Anda mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi merah. Namun, dalam mengonsumsi nasi merah, Anda harus memberikannya menu pendamping seperti adalah dada ayam. Aturan dalam diet ini adalah mengonsumsi nasi merah sebanyak 5-6 kali dalam sehari agar program penurunan badan Anda bisa berjalan efektif.

Diet OCD

Jenis diet ini dikenal paling ampuh dalam menurunkan berat badan dalam waktu relatif lebih cepat dibandingkan diet lainnya. OCD atau Obsessive Combuzier’s Diet tidak memiliki pantangan dengan jenis makanan tertentu atau Anda diperbolehkan makan apapun yang Anda suka. Namun, di awal-awal menjalakan diet OCD ini, Anda hanya boleh makan dalam kurun waktu 8 jam saja, dan di hari-hari berikutnya durasi makan Anda akan berkurang menjadi menjadi 6 jam dan bahkan 4 jam saja. Di luar waktu makan itu, Anda harus berpuasa dan hanya diperbolehkan minum air putih saja. Dengan konsistensi menjalankan diet ini, dijamin berat badan Anda bisa berkurang secara efektif.