Penyebab Peradangan Pada Usus

Radang Usus

Radang UsusKesehatan harus kita jaga jangan sampai kita melupakan kesehatan kita hanya demi pekerjaan atau apapun itu. Jika kita melupakannya dapat dipastikan kita tidak bisa mengerjakan sesuatu karena kita harus beristirahat total agar cepat sembuh.

Sekarang ini banyak sekali orang-orang yang terkena penyakit berupa peradangan yang terjadi pada usus atau disebut dengan radang usus. Jika sebelumnya penyakit pada usus lebih banyak yang mengetahuinya adalah penyakit usus buntu. Penyakit peradangan ini juga ternyata memang berkaitan dengan penyakit usus buntu tersebut. Kedua-duanya mempunyai gejala yang sama yaitu terjadi gangguan pencernaan pada bagian usus sehingga sering terasa nyeri pada bagian perut di bawah pusar.

Namun ada banyak orang yang belum mengetahui pasti penyebab peradangan ini, sehingga kali ini saya akan mencoba mencari tahu. Pada saat melihat-lihat dari beberapa sumber media hampir semua berpendapat sama tentang penyakit ini. Mereka menyebutkan jika penyakit ini disebabkan oleh bakteri sehingga terjadi penyumbatan atau obstruksi yang terjadi pada saluran apendiks. Hal ini terjadi karena timbunan tinja yang keras karena tidak tecerna dengan baik saat berada di dalam usus besar.

Timbunan tinja yang banyak inilah yang menyebabkan infeksi pada usus yang disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada tinja. Adapun beberapa faktor penyebab lain terjadinya penyakit radang usus ini yang berasal dari luar tubuh. Di antaranya adalah gangguan pertahanan tubuh, konstipasi, alergi, faktor keturunan, bakteri dari luar, dan kurang minum. Untuk mencegah penyakit peradangan ini agar tidak terjadi pada tubuh anda, anda bisa melakukan beberapa cara.

Cara untuk mencegahnya di antaranya adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Patuhilah aturan minum minimal dua liter dalam satu hari agar pencernaan berjalan lancar dan terbantu bila banyak mengandung air. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang pedas apalagi yang mengandung biji cabai yang biasanya terdapat pada sambal. Jika jumlahnya banyak biji cabai bisa mengendap dan mengganggu pencernaan, maka dari itu saring dahulu jika memang ingin mengonsumsinya.

Minyak Alami untuk Infeksi pada Gigi

Infeksi Gusi
infeksi gusi
infeksi gusi

Selama ini kita mungkin sudah cukup sering mendengar atau bahkan mengalami sendiri penyakit yan berkaitan dengan gigi. Kita dianjurkan untuk menggosok gigi secara rutin minimal dua kali dalam sehari pada pagi hari dan sebelum tidur untuk menjaga kesehatan gigi. Namun, tidak banyak dari kita yang tahu bahwa ternyata gusi pun bisa terkena penyakit termasuk infeksi gusi. Ada beberapa macam penyakit yang mungkin terjadi pada gusi dan infeksi yang paling umum ditemukan adalah periodontitis.

Agar sembuh dari infeksi parah yang terjadi pada gusi, kita perlu mendapatkan penanganan dokter, tetapi ada pula beberapa minyak alami yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah infeksi yang menyerang gusi.

Minyak Cengkeh
Infeksi pada gusi bisa dikurangi dan bahkan diatasi dengan menggunakan minyak cengkeh karena minyak ini mempunyai sifat antibakteri. Selain itu, minyak cengkeh juga mempunyai kemampuan antiinflamasi yang akan berguna untuk mengurangi rasa sakit yang terjadi pada gusi akibat infeksi tersebut. Untuk mengatasi infeksi pada gusi, Anda hanya perlu mencampurkan imnyak cengkeh dengan minyak zaitun. Campuran ini kemudian dioleskan pada area gusi dengan jari.

Virgin Coconut Oil
Virgin coconut oil dikenal mempunyai khasiat yang tinggi untuk kesehatan termasuk diantaranya untuk mengobati berbagai macam infeksi yang terjadi pada tubuh termasuk gusi. Anda hanya perlu menggosokkan sedikit virgin coconut oil pada area gusi yang terinfeksi. Virgin coconut oil ini bisa pula diganti dengan minyak vitamin E.