Rahasia Utama Sukses Menjalankan Bisnis Kuliner 2017

Menjadi sebuah pengusaha itu memang tidak mudah, apalagi saat harus menentukan bidang bisnis apa yang akan dijalani. Seperti yang diketahui trend bisnis juga berkembang sangat pesat, kalau salah saja memilih tentu akan berimbas pada kelangsungan bisnis. Salah satu bisnis yang dapat bertahan lama yaitu bisnis kuliner, seperti yang diketahui bahwa makanan merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Secara otomatis usaha makanan bukanlah usaha yang musiman jadi lebih dapat bertahan lama. Mungkin manusia tanpa makanan tidak akan dapat melakukan semua kegiatannya, karena sumber energi yang dimiliki dari makanan yang dikonsumsi.

Saat ini bisnis bidang kuliner sudah merajalela didaerah manapun, sepertinya kedepan usaha makanan semakin menunjukkan pertandingan yang sangat ketat dari satu pelaku dengan pelaku lainnya. Jika Anda akan menjalankan bisnis jenis ini, berikut ini ada beberapa rahasia sukses menjalankan usaha kuliner yang harus Anda perhatikan antara lain:

  • Pengetahuan produk dan komponen pendukungnya.

Pertama kali yang perlu dipikirkan yaitu produk yang harus ditentukan terlebih dahulu, seperti yang diketahui makanan sekarang ini banyak sekali jenisnya dan sangat variasi. Secara tidak langsung itu memaksa Anda untuk menciptakan hal baru, selain itu juga harus mengetahui harga bahan-bahan yang digunakan untuk menciptakan produk tersebut.

  • Tetapkan peran Anda.

Sebagai pendiri sebuah bisnis kuliner jangan pernah membuat Anda menjalankan semua hal dengan sendiri atau double job. Hal itu akan membuat bisnis tidak akan jalan, untuk pertama kalinya bisa Anda mengatur sendiri. Tetapi setelah semua berjalan Anda harus memastikan posisi paten Anda dalam bisnis tersebut.

  • Penentuan lokasi yang tepat.

Mungkin ada beberapa bisnis makanan yang terletak pada tempat sulit dijangkau tetapi tetap saja ramai akan pengunjung. Tetapi sebagai pemain baru tentunya hal itu tidak cocok untuk Anda coba, karena Anda masih perlu pemasaran yang ekstra untuk memperkenalkan produk Anda.

  • Penentuan target.

Hal ini sangat berkaitan dengan produk yang Anda hasilkan, jadi Anda harus menentukan target yang dituju dari mulai anak-anak, remaja, dewasa atau orang tua. Secara tidak langsung itu memudahkan Anda untuk menentukan cara promosi yang tepat. Karena dalam sebuah bisnis promosi tetap harus dilakukan apalagi itu merupakan usaha yang tergolong baru.

  • Gunakan teknologi.

Dijaman serba canggih seperti ini Anda harus menggunakan teknologi sebagai media pembantu promosi. Seperti yang diketahui sekarang ini hampir semua masyarakat dengan mudahnya menggunakan internet sebagai media untuk melakukan kegiatannya. Lebih lagi jangkauan internet yang lebih luas memungkinkan Anda dengan mudah memperkenalkan produk baru tersebut.

  • Manajemen keuangan.

Dari semua yang telah dilakukan point utama yang tidak bisa ditinggalkan yaitu cara memanajemen keuangan yang baik. Sebuah bisnis kuliner akan lebih dapat berjalan baik jika pengelolaan keuangannya juga baik.

 

Ragam Bisnis Kuliner Modal Kecil yang Menguntungkan

Berbicara mengenai bisnis, salah satu jenis yang banyak digeluti oleh masyarakat Indonesia adalah bisnis kuliner. Usaha di bidang makanan memang memiliki banyak sekali keuntungan dibandingkan dengan bisnis yang lainnya. Makanan menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia sehingga sudah pasti laku, hanya saja menu yang disajikan juga harus sesuai dengan pasarannya. Dibandingkan dengan bisnis yang lainnya usaha yang satu ini juga bisa digeluti di mana saja, baik itu di pedesaan maupun kota besar.

Hanya saja menggeluti usaha kuliner juga harus diimbangi dengan keahlian dalam memasak, karena tanpa bekal yang satu ini sangat sulit mendapatkan pelanggan. Di Indonesia sendiri usaha kuliner jenisnya ada banyak sekali, mulai dari warung kaki lima, hingga rumah makan besar. Semuanya tentu menyesuaikan pada modal yang dimiliki. Ketika calon wirausaha sudah memiliki plan bisnis yang jelas, namun terhalang oleh keberadaan modal jangan khawatir, karena faktanya ada banyak sekali ragam bisnis kuliner yang bisa dimulai dengan modal kecil. Diantaranya adalah:

 Baca Juga:KENDALA DALAM MENJALANKAN BISNIS KULINER BAGI PARA PEBISNIS PEMULA

  1. Menjual gorengan, mulai dari weici, pisang goreng, tempe goreng maupun tahu goreng termasuk dalam cemilan favorit masyarakat, selain enak harganya juga murah meriah. Namun keuntungan yang didapatkan juga sangat tinggi. Kebanyakan diantara pelaku usaha yang memiliki modal kecil di bawah satu juta rupiah lebih senang menjalankan bisnis tersebut, karena targetnya menjangkau semua kalangan.
  2. Bisnis catering, agak berbeda dibandingkan dengan usaha warung makan, maka catering ini sendiri sistemnya adalah sudah ada pesanan terlebih dahulu, sehingga jelas lakunya dan terhindar dari kerugian. Modal yang harus dikeluarkan juga kecil atau ringan karena sudah dibantu dengan uang DP dari konsumen.
  3. Jualan street food, steet food adalah menu makanan yang biasanya dijual di pinggiran jalan, jenisnya juga bukan hanya sajian khas Indonesia saja, melainkan bisa mengadopsi menu makanan dari luar negeri seperti snack Jepang, Thailand atau gaya-gaya barat. Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini juga kecil sekitar 5 jutaan rupiah.
  4. Jualan kue, ada banyak jenis kue yang bisa Anda buat untuk dijual, diantaranya adalah kue-kue basah yang bisa dititipkan di warung atau toko-toko setiap harinya, usaha yang satu ini tak membutuhkan toko atau tempat khusus, sehingga modal yang dikeluarkan juga jauh lebih terjangkau atau murah.

Usaha kuliner lainnya seperti membuka warung makan juga bisa Anda coba, namun jika memiliki modal cukup besar. Bisnis kuliner harus dijalankan dengan ulet, apalagi jika dimulai dari modal yang rendah. Tak menutup kemungkinan bagi siapa saja untuk bisa sukses dalam menggeluti usaha yang satu ini, pastikan juga sajian yang Anda jual tersebut nikmat, sehingga konsumen tak ragu untuk datang lagi.

 

Kendala dalam Menjalankan Bisnis Kuliner Bagi Para Pebisnis Pemula

Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok setiap manusia, jadi jika Anda menjadikan ini sebagai peluang memulai bisnis kuliner tentunya akan sangat mudah memasarkan. Banyak orang yang menyukai bisnis satu ini, selain mempunyai prospek bagus kedepannya juga merupakan salah satu bisnis yang tidak aka nada matinya. Namun kali ini yang akan dibahas bukan masalah modal untuk memulai bisnis, lokasi bisnis, pemasaran bisnis namun lebih ke kendala yang kemungkinan dihadapi setelah bisnis ini jalan. Sebagai orang yang masih pemula dalam bisnis makanan tentunya harus meminimalisir hal-hal yang dapat menjadi kerugian besar.

Walaupun merupakan suatu bisnis yang tidak akan ada matinya tetapi tidak bisa menjadikan alasan bahwa bisnis ini tidak mempunyai berbagai hambatan. Berikut ini beberapa kendala yang bisa menjadi masalah besar dalam sebuah usaha makanan atau masakan, antara lain:

  • Munculnya berbagai isu yang tidak benar.

Pertama yang sangat sering dialami yaitu adanya sebuah isu yang menggemparkan masyarakat. Contoh sederhananya saja pada bakso, dahulu banyak beredar berita mengenai cara pembuatan bakso yang tidak lazim oleh penjual-penjual nakal. Misalnya tidak menggunakan daging sapi asli, mereka memakai daging tikus, babi atau lainnya. Walaupun secara pribadi itu tidak Anda lakukan tetapi jika ada satu pelaku saja yang ketahuan tentunya akan berimbas besar pada pelaku bisnis lainnya.

  • Perbedaan selera orang.

Hambatan kedua dalam bisnis kuliner yang kemungkinan bisa muncul yaitu dari perbedaan selera masing-masing orang. Sebagai penjual tentunya ingin setiap konsumen yang menikmati makanan Anda akan merasa terpuaskan, hal itu yang menjadi pendorong beberapa usaha kuliner menyiapkan berbagai macam varian menu dalam rumah makannya. Memang terlihat lebih merepotkan tetapi hal tersebut merupakan nilai lebih untuk sebuah tempat makan dari sisi konsumen.

  • Biaya bahan baku yang naik sewaktu-waktu.

Seperti yang diketahui bahwa bahan-bahan pangan tidak ada harga patokan yang statis, tentunya dapat berubah sewaktu-waktu. Hal itu pula yang menyebabkan munculnya hambatan dalam sebuah usaha kuliner. Misalnya Anda mempunyai bisnis makanan yang memiliki ciri khas rasa pedas karena penggunaan cabai yang berlebihan. Nah, jika terjadi kenaikan harga cabai secara otomatis akan merubah biaya operasional yang dikeluarkan. Solusi utamanya tentu akan meningkatkan sedikit harga sesuai dengan kebutuhan, tetapi hal itu dapat memungkinkan Anda kehilangan pelanggan.

  • Butuh inovasi selalu.

Makanan yang itu-itu saja tentu akan sangat membosankan, makanya sebagai pelaku bisnis makanan harus selalu mempunyai ide atau kreativitas untuk mengembangkan menjadi menu baru. Inovasi dalam sebuah bisnis kuliner tidak harus selalu pada menu baru tetapi bisa juga tempat nuansa baru, pelayanan yang baru, sistem pemesanan atau pembayaran yang baru atau hal lainnya.