Info Seputar Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta

Info Seputar Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta

Sebagai acara olahraga terbesar setelah Olimpiade, Asian Games adalah acara bergengsi yang diorganisir oleh Olympic Council of Asia. Acara ini akan segera melangsungkan edisi ke-18 di Indonesia, tepatnya di Kota Jakarta dan Palembang. Semula Surabaya merupakan kota yang akan ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan. Namun urung dilaksanakan karena Surabaya lebih memilih fokus pada perhelatan Asian Youth Games 2021 yang telah disepakati sebelumnya. Asian Games 2018 ini kabarnya akan diikuti oleh 15,000 atlet dari 45 negara. Para atlet tersebut akan saling bersaing dalam memperebutkan 466 medali emas yang telah dipersiapkan untuk 40 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Info Seputar Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta

Penentuan Tuan Rumah Asian Games

Terdapat proses penilaian persiapan hingga pemungutan suara untuk menentukan tuan rumah. Tidak sembarang negara bisa mendapuk dirinya menjadi tuan rumah. Dari awal diselenggarakan, terhitung baru ada sembilan negara yang pernah menjadi tuan rumah, yaitu Filipina, Jepang, Indonesia, Tiongkok, Qatar, dan Korea Selatan. Pada penyelenggaraan yang ke-18 ini, Indonesia telah terpilih dua kali sebagai tuan rumah. Periode pertama terjadi pada tahun 1962.

Sejarah Asian Games

Pada mulanya, Asian Games memiliki nama Far Eastern Championship Games. Kompetisi tersebut hanya berisikan tiga negara saja, yakni Kepulauan Filipina, Republik Tiongkok, dan Kerajaan Jepang. Kompetisi ini tidak digelar selama perang dunia kedua karena adanya pergelatan antara negara partisipan. Hingga akhirnya pasca perang, kompetisi sejenis mulai diagungkan kembali dengan munculnya negara-negara kecil di Asia yang mulai mendapatkan kemerdekaan. Dengan bangkitnya semangat kompetisi, kini pergelatan ini mengangkat ide “persaingan antarnegara Asia melalui pengertian dan sportivitas antarnegara, bukannya ajang saling unjuk kekuatan dan kekerasan”. Ajang yang pertama kali diselenggarakan adalah pada tahun 1951 di New Delhi dengan diikuti 11 negara saja.

Digelar Emat Tahun Sekali

Setelah penyelenggaraan yang pertama, kini Asian Games dilaksanakan secara rutin setiap empat tahun sekali. Edisi yang terakhir dilaksanakan di Korea Selatan pada tahun 2014, dan terhitung sudah ada 17 kali edisi yang terlaksana. Dari semua pertandingan yang ada, Tiongkok berhasil menang dalam 9 kali edisi, dan Jepang mendominasi 8 kali edisi pertandingan. Kompetisi ini pun juga semakin berkembang dengan dukungan banyak negara Asia yang turut berpartisipasi hingga 45 negara.

Maskot Asian Games 2018

Asian Games yang kali ini memiliki tiga mascot yaitu Bhin-Bhin, Kaka, dan Atung. Bhin-bhin merupakan maskot berbentuk burung cendrawasih yang mempresentasikan Indonesia bagian timur. Sementara Atung melambangkan kecepatan yang berwujud rusa dari Indonesia bagian tengah. Sedangkan Kaka adalah perwujudan badak jawa yang melambangkan kekuatan Indonesia bagian barat. Selain itu, dalam perhelatan kompetisi tahun ini, Asian Games 2018 memiliki original soundtrack berupa album musik yang diberi judul Energy of Asia. Di dalamnya terdapat 13 lagu yang dibawakan oleh artis ternama Indonesia.

5 Serba-Serbi Unik dari Perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia

5 Serba-Serbi Unik dari Perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia

Sebuah kebanggan besar Indonesia menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar Asian Games 2018. Event olahraga ini merupakan gelaran bergengsi di kancah internasional, khususnya di benua Asia. Dua kota besar, yakni Jakarta dan Palembang menjadi penyelenggara Asian Games yang ke-18 ini. Ramai-ramai masyarakat Indonesia hingga di pelosok negeri menyambut perhelatan akbar ini dengan suka cita. Untuk menyemarakkan lagi event besar ini, mari kita simak dahulu serba-serbi Asian Games 2018 ini.

5 Serba-Serbi Unik dari Perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia

Mengenal Maskot dari Asian Games 2018

Anda mungkin sudah mengenal maskot dari Asian Games 2018 melalui internet ataupun saluran televisi karena tiga boneka maskot ini selalu dimunculkan. 3 maskot itu adalah Bhin Bhin, Atung, dan Kaka. Ketiganya adalah hasil karya anak bangsa yang pamerkan Indonesia dalam Asian Games 2018.

Karena dihelat di Indonesia, maka tiga maskot tersebut merupakan jenis hewan khas Indonesia pula. Pada maskot pertama ada burung cendrawasih bernama Bhin Bhin. Burung cendrawasih memiliki filosofi tersendiri dan dimaknai sebagai representasi dari strategi. Bhin Bhin tampil sebagai maskot dengan mengenakan rompi bermotif Asmat khas Papua, yang kedua adalah Atung yang seekor rusa bawean representasi dari kecepatan. Atung sebagai maskot mengenakan sarung bermotif tumpal dari Jakarta. Terakhir, ada seekor badak bercula satu bernama dipresentasikan sebagai kekuatan. Perwujudan Kaka sebagai maskot tampil menggunakan pakaian tradisional bermotif bunga khas Palembang.

Menyulap Kampung dengan Nuansa Asian Games 2018

Sebagai bentuk menyemarakkan Asian Games 2018, diadakan kompetisi menghias kampung dengan teman Asian Games 2018.  Berbagai hal telah dilakukan mulai dari memasang atribut seputar asian games, mendirikan gapuran, hingga mengecat dinding-dinding kampung. Selain sebagai bentuk suka cita menyambut Asian Games tahun ini, kompetisi ini juga bertujuan untuk menyatukan semangat warga.

Menciptakan Lagu Khas Asian Games 2018

Agar suasana Asian Games 2018 ini semakin semarak, makan diciptakanlah sebuah lagu atau yel-yel. Sebuah persembahan yang apik dengan menciptakan Official Theme Song Asian Games 2018. Lagu resmi untuk Asian Games ini mengangkat tema tentang Janger Persahabatan. Janger sendiri merupakan tari asal Bali yang diciptakan untuk pergaulan muda-mudi pada tahun 1930-an.

Es Krim Aice Untuk Memeriahkan Asian Games 2018

Jika Anda penikmat es krim, makan sebaiknya Anda tidak ketinggalan mencoba varian baru es krim Aice yang berbentuk obor ini yang khusus dibuat untuk memeriahkan Asian Games 2018. Produsen es krim Aice memiliki visi yang salam dengan pemerintah dalam menggiatkan olahraga demi menyehatkan masyarakat Indonesia.

Mitos Tersembunyi dari Obor Asian Games 2018

Pagelaran Asian Games tidak lengkap tanpa diadakannya parade obor. Api obor Asian Games ini rupanya memiliki mitos menarik. Konon api obor tersebut berasal dari Mrapen yang merupakan api abadi Mrapen yang tidak bisa padam meski terpapar air hujan selama berhati-hari.