Categories
Auto

Berbagai Macam Sudut Pandang untuk Melihat Suzuki Satria FU

Suzuki Satria tak lekang oleh waktu, sejak pertama kali rilis pada tahun 1997, bebek dari produsen motor asal Jepang itu telah berevolusi dan tetap diminati sampai hari ini. Satria adalah motor bebek yang sejak awal rilis menjadi pilihan utama berbagai kalangan, terutama anak muda. Begitu juga sekarang, Satria FU, produk teranyar Satria, menjadi pilihan terbaik bagi generasi masa kini, terutama laki-laki yang berpostur “jangkis” (jangkung tipis).

Lebih lanjut, Satria FU adalah motor tercepat dalam kategori underbone 4 tak dengan mengusung mesin bersilinder 150 cc. Kita mengenal konfigurasi mesin semacam ini sebagai DOHC yang dapat ditemui di mobil. Perangkat tersebut ditunjang oleh 6 percepatan, gigi berasio pendek, dan konstruksi sasis sangat ringan sehingga menjadikan motor ini mampu melesat dengan sangat cepat di kelas underbone. Suzuki sendiri menyebutnya sebagai hyper underbone. Belum lagi dengan fitur bagasi kecil di model terbarunya, dengan desain sporty, pilihan warna bermacam-macam, juga panel kilometer digital telah membuat motor ini banyak diminati pembeli dan membuat ia tak lepas oleh zaman.

Layaknya sebuah produk, pasti ada saja produsen lain yang merasa bisa menyaingi. Honda, pabrikan tetangga Suzuki, juga memproduksi motor underbone sejenis dalam tipe Honda Sonic 150. Mari kita lihat perbandingan antara Honda Sonic vs Satria FU di sini.

Balapan tentu saja dimenangkan oleh mereka yang berhasil melangkah lebih dulu, demikian pula dalam hal Suzuki Satria FU dengan Honda Sonic. Dapat dikatakan, Suzuki Satria FU lebih populer karena muncul lebih awal. Kendati begitu, pemenang tidak bisa selamanya menduduki tahta, Honda Sonic-lah pesaing yang harus diperhitungkan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam perbandingan seperti pilihan warna produk, bekal mesin, dan tentu saja harga.

Dalam pilihan warna, Honda Sonic muncul menawarkan 4 varian: Energetic Red, Activo Black, Agresso Matte Black, dan Honda Racing Red. Masing-masing dari warna tersebut bisa dibilang mewakili pengendaranya. Jika pengendara Honda Sonic berwarna Energetic Red dan Activo Black, maka bisa dibilang sebagai pengendara yang simpel dan agresif, sementara pengendara Agresso Matte Black dan Honda Racing Red merupakan pengguna yang ekspresif. Lain halnya dengan Suzuki Satria FU, varian terbarunya menyediakan 5 aneka macam warna. Sebagai motor yang mengandalkan kecepatan, Suzuki Satria FU menawarkan Triton Blue, Titan Black, dan Brillian White bagi mereka yang gemar dengan balapan.

Lanjut ke perihal mesin dan harga, Suzuki Satria FU dan Honda Sonic sama-sama dibekali mesin silinder 150 CC DOHC. Soal Harga, Suzuki Satria FU terbaru dibandrol 24,7 jutaan, sementara Honda Sonic dibandrol dengan kisaran harga 23, 8 jutaan. Dua motor yang hampir serupa namun sangat berbeda.

Sebagai motor jenis underbone yang lebih sulung, Suzuki Satria FU telah diulas berbagai situs dan media mengenai performanya. Dapat dilihat kelebihan dan kekurangan Suzuki Satria FU di sini.

Selain yang diulas pada tulisan di atas, Suzuki Satria FU memiliki kelebihan di antaranya terdapat radiator pendingin oli sehingga tidak perlu terlalu panas ketika motor digunakan terlalu lama. Kemudian, Suzuki Satria FU juga memiliki body yang ramping, enak betul jika digunakan di kawasan perkotaan. Selain itu, Suzuki Satria FU mudah dimodifikasi dan memiliki harga jual yang tinggi.

Setiap kelebihan tentu ada kekurangan, Suzuki Satria FU tidak seimbang antara ukuran body dengan kapasitas mesin sehingga sering terasa melayang ketika motor digeber dalam kecepatan tinggi. Satria FU juga dapat dibilang boros. Selain itu, sparepart Satria FU sulit ditemukan di pasaran.

Apakah kamu tergiur?